Hosting Unlimited Indonesia

Berdamai Dengan Keadaan

Memaksimalkan resource yang ada, yang sudah dipunyai. Tanpa perlu keluar banyak uang lagi untuk membangun sepeda baru. Dan melebarkan toleransi, tidak menjadi fanatik dengan satu merek sepeda.

Yang penting enak digowes, argonomi pas, dan sesuai peruntukannya. Destinasi masih tetap menghabiskan stok curug di sekitar Bogor dan Karawang, atau mungkin melebar ke Purwakarta atau Cianjur.


Untuk trip-trip tektok dan jarak pendek, enak pakai MTB. Seperti ke Curug Kencana kemarin, jarak tempuh plus minua 50 km dari rumah. Berasa lebih ringan pakai MTB.

Meskipun masih ada kekurangan, karena gowesnya sambil hujan-hujanan, bukan aekedar basah kuyup tapi kotor, sampai gatel. Pasir-pasir kotor dijalanan sampai ke rambut.

Pasir dan lumpur kotor ini yang menyebabkan gatel. Kalo sekedar basah kuyup sih masih okelah. Pakai federal juga meskipun bawa jas hujan jarang dipakai. Gowes hujan-hujanan itu seru.

Perlu pasang rack dan fender, rack belakang lagi nyari yang model nempel diseatpost, sekedar untuk bawa jas hujan. Hari ini di MTB sudah terpasang tas HB sulep yang dipakai untuk meletakan barang-barang.

Rack model seatpost juga bisa dimodifikasi sedikit. Ditambahkan fender DIY untuk menahan air agar tidak nyiprat ke punggung dan kepala.

Oke, lagi nyari refrenai rack model seatpoat yang mumer aja. Dan siap gowes meskipun hujan badai.


Jangan Lupa Untuk Bahagia

Musti kembali pada khitoh, nih orang ! ... untuk apa bersepeda. Untuk fun bukan? Kalo Saya sih yes ... Gowes bukan untuk menunjukan, ini loh Saya lebih keren. Saya loh lebih extrim !

Tersirat seperti itu dari komentar-komentar yang bernada nyinyir. Asyik aja sih, urusin aja dapurmu. Di cuter selama ini juga asyik-asyik aja. Kalo ada kekurangan disana-sini namanya juga begundal.

Cuma kumpulan beberapa orang yang bosen cfd-an terus mencari trip gowes yang lebih menantang dengan segala keterbatasan. Keterbatasan waktu, kemampuan, sumber daya, dll. Yang baru mampu explorasi destinasi cuma sekitar Bekasi - Karawang - Bogor.

Kalo diluar itu Saya nyari teman gowes dari komunitas yang lain. Yang mainnya lebih jauh. Tapi, Saya tetap menjaga cuter ... tidak terus nyinyir... udah mainnya sejauh itu doang.

Yah ... minimal kalo belum sanggup upgrade Groupset ... upgrade aja dulu dengkul buat nanjak. Dan jangan lupa, Untuk tetap bahagia ...


MTB Vs Federal, Ditanjakan

Nanjak pake pakai sepeda MTB itu .. beg-beg-beg lebih lincah dan terasa lebih ringan. Hehehhehe .. setelah sekian lama "menyiksa diri" dengan tunggangan Federal Lady Wildcat  yang beratnya minta ampun. Untuk kelas Federal, wildcat termasuk yang terberat, pernah test angkat sepeda Federal tipe lain, lebih berat wildcat.

Apalagi kalau sudah full load pannier, beuh... taksiran beratnya diatas 30 kg. ckckckck.. dan selama ini harus melibas tanjakan dengan beban seberat itu. Tapi ...

Tapi ... ada nilai plusnya. Dengkul sudah terbiasa, So... ketika gobar cuter ke Curug Kencana pake MTB ... terasa melayang terbang. 



Untuk event gobar cuter ke Curug Kencana, saya pake MTB Pacific lama Saya ... si Transzline XMT 3.0.  Masih standart banget, cuma upgrade Sproket ke Megarank 34T. Yang lain masih bawaan pabrikan.

Berasa banget bedanya sama bawa Federal ditanjakan. Bisa beg,beg,beg ... berdiri ditanjakan .. condongkan badan kedepan, tekuk tangan keluar ... beg, beg, beg.. haghaghag !

Tapi, ketika ditanjakan ter-ngehe... di selepas jembatan, gowes kalem .. tanjakannya tinggi banget. Menikmati gowesan serilex mungkin. Tanpa membebani dengkul terlalu berat, dan mengatur pernafasa.  Dan ... "LUPA TTB"

CU at Next trip ...


#‎xpdc100curug #fullgowes‬ ‪#‎7persenwarass‬ ‪#‎federal‬ ‪#‎bike2camping‬ ‪#‎cuter‬
 ‪#‎picknikers‬ ‪#‎gowes4healthdotblogspotdotcom‬

" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! " 

TIPS : Jurus Rahasia Melewati Tanjakan Ngehe Tanpa TTB

Kali kedua gowes ke rute Gunung Pancar keatas lagi, arah ke Leuwi Hejo ... sebelumnya belok kanan di Curug Kencana atau nama lengkapnya Curug Puteri Kencana, Saya tidak begitu ingat detail rutenya.

Dan ternyata tanjakannya ... hmmm ... NGEHE... meskipun tidak sepanjang Curug Ciherang, tapi ... elevasinya lumayan tinggi.

Saya mencatat ada 3 yang parah ... tanjakan warung 1, warung 2, dan tanjakan setelah jembatan. Beruntung Saya berada di timing yang pas, dibelakang om Wewe TMB.



Saya penasaran dengan beliau, di Ciherang om Wewe TMB sejam lebih dulu finish didepan Saya. Nah ... ternyata terbongkar jurus rahasianya.


Pertama, Ritme



Felling, maksudnya harus merasakan setiap gowesan. Jika dengkul dan paha serta betis udah mulai menegang turunkan power. Nafas juga ... jaga agar tidak habis.

Ritmenya adalah menjaga kaki tetap gowes dan lupakan kecepatan, boleh dibilang sepeda hanya merayap. Jaga terus jangan sampai kaki turun ketanah.


Kedua, Patient



Musti sabar, kalau nafsu ... pasti habis dan break atau TTB atau bisa parah ... kram. Jangan pikirkan waktu ... gowes aja terus .. pelan-pelan sabar ... bertahan diposisi ritme gowes paling relaks.


Ketiga, Balancing



Ingat ya.. sepeda cuma merayap, mungkin kalah cepat dengan orang berjalan. Akan menyebabkan sepeda kurang seimbang. Yang harus dilakukan adalah menjaga keseimbangan agar sepeda tidak roboh.

Kalau aman atau jalanan sepi boleh ambil gowes zigzag untuk lebih seimbang.

Hosting Unlimited Indonesia

Beruntung goweser yang mulai howes dari muda.. yang notabene fisik lebih mudah dilatih. Atau secara fisik udah bagus karena rajin olahraga, tinggal belajar teknik bersepeda saja.

Jika tidak punya kriteria diatas, masih ada harapan menjadi goweser tangguh. Adal mau openmind dan belajar. Teorinya cukup spt yg ditulis diatas, sisanya adalah praktis.. Praktek maksudnya.

Prakteknya, untuk melatih fisik harus rajin-rajin gowes dan cari tanjakan. Karena kalo udah jago nanjak.. jalan lurus pasti wuswuswus..

Untuk skill, goweslah bareng goweser yang jago nanjak, tempel terus dan perhatikan ritme gowesnya... ikuti ritme gowesnya.

Karena, kalau fisik dan teknik bagus, pasti gowesnya lebih enjoy ... trip mau sejauh apapun atau nanjak bagaimanapun akan tetap menyenangkan..

Selamat mencoba.. dan awalny ... openmind ... jangan malu belajar...!


Puteri Kencana

Ini bukan judul novel silat yah ... ini merupakan keindahan alam berbentuk curug yang terletak di Desa Karang Tengah. Masih tetanggaan dengan Leuwi Hejo, Gunung Pancar ... wilayah sekitaran Sentul, Bogor.

Curug Puteri Kencana Saya kunjungi bersama Para Begundal Cuter hari Minggu kemarin, 31 Januari ..  sehari setelah tragedi  jatuhnya batu seberat 100kg di Leuwi Hejo. Menimpa sebuah warung .. yang menyebabkan 3 orang mengalami luka-luka .. kata berita, hari itu Leuwi Hejo ditutup.

Pantas aja, bejubel .. padahal bukan long weekend, sudah mirip mol. Ngapa-ngapain ngantri. Mau foto dijembatan ngantri, mau makan diwarung antri .. qiqiqiiq...!


Event gobar untuk trip Curug Kencana ini menjadi event cuter dengan peserta terbanyak .. 40 orang sekian. Ga pasti sekiannya yang jelas ketika dihitung sampe 40 orang dan masih ada yg bergabung setelah itu.

Mungkin karena event kali ini tidak berformat NR, dan jarak tidak terlalu jauh .. sekitar 50km .. tapi, tanjakannya ngehe.  Tanjakan Warung 1 dan 2, ... tanjakan setelah jembatan lebih ngehe lagi.


Ada yang baru di event kali ini, om Wewe TMB punya ide bagus ... namanya "GAME LUPA TTB". Formatnya seperti ini, disediakan merchand kejutan berupa bendera cuter untuk peserta yang lulus TTB sampai destinasi. 

Untuk edisi pertama yang lupa ttb adalah om Amin. Game ini hanya bertujuan buat seru-seruan semata. Tanpa maksud yang lain, dievent selanjutnya ide bagus ini bisa dilanjutkan dan bisa dijadikan "trademark" cuter.


Masih disayangkan, masih berantakan .. awal-awal masih rapi. Sweeper masih mau menunggu peserta yang tercecer. Tapi begitu masuk tanjakan-tanjakan, sudah tidak peduli dan tidak sabar. Memang sih .. nanjak pelan-pelan itu tidak enak. Jadi yang tercecer dibelakang tidak ada lagi yang men-sweeping.

Jika digroup inti atau kecil cuter perkiraan finish sebelum jam 12 siang, tapi karena banyaknya peserta molor sampe jam 2 lewat. Dan sekitar jam 4.30 turun .. pulang. 

Ini merupakan Curug ke-22 Saya, disatu aliran sungai yang sama ada Curug Cinta, Curug Cikujang, Leuwi Pariuk, Leuwi Asmara, Curug Cikuda, dan Curug Kapas. 

CU at Next trip ...


#‎xpdc100curug #fullgowes‬ ‪#‎7persenwarass‬ ‪#‎federal‬ ‪#‎bike2camping‬ ‪#‎cuter‬
 ‪#‎picknikers‬ ‪#‎gowes4healthdotblogspotdotcom‬

" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! " 




Investasi Kesehatan Untuk Hari Tua

Melihat orang yang sakit-sakitan dihari tuanya adalah pemandangan yang memilukan dan memberi hikmah. Agar selalu berupaya sebelum terlambat. Usaha itu saya namai investasi kesehatan.

Salah satu bentuk investasi kesehatan itu adalah olahraga secara teratur. Olahraga akan menjaga fisik tetap dalam kondisi terbaik. Peredaran darah lancar, otot fleksibel dan rangka tubuh kokoh. Salah satu olahraga yang menyenangkan adalah bersepeda.


Banyak literatur yang menguraikan bersepeda sebagai bentuk olahraga yang cocok buat orang-orang yang berumur, selain berenang. Selain tidak terlalu membebani persendian juga gerakan-gerakan dalam bersepeda termasuk dalam tipe aerobik yang cocok buat menjaga stamina.

Kelebihan bersepeda yang lain adalah unsur fun. Bersepeda dapat dipakai sebagai sarana untuk mencapai tempat-tempat yang indah, curug misalnya.

Lengkap bukan? Sehat secara fisik dapat, sehat secara rohani juga dapat. Sehat secara rohani dalam hal ini diartikan sebagai sarana pelepas penat dan stress.

So... Sayang banget kalau misal sudah merintis bersepeda sekian lama tapi berhenti ditengah jalan, pensiun. Ayo ah .. terus bersepeda sampai tua..

Agar nanti tua, menjadi orang tua yang Sehat, Bahagia, dan Penuh cerita.

Toto Bike

Saya senang nih kalau ada orang yang berusaha mandiri. Mulai usaha dari nol bermodal skill dan kepercayaan dari pelanggan sudah terbina sekian lama.

Pernah dengar dulu, pernyataan dari teman atau lebih tepatnya suhu dalam dunia perbisnisan yang namanya personal interest, fenomena dimana pelanggan ikut seorang manajer kemanapun sang manajer ditempatkan.


Dalam kasus TOTO BIKE, sosok manajer itu bermanifest dalam seorang mekanik sepeda bernama Toto. Om Toto ini sebelumnya bekerja di toko sepeda Nusantara milik Alung.

Pesepeda di Bekasi pasti tau toko sepeda ini, dan otomatis kenal mekanik andalannya om Toto. Belum lama Om Toto merintis usaha sendiri bernama TOTO BIKE, di Perumahan Legenda Zamrud.



Kebetulan lebih dekat kerumah, jadi ... Saya juga ikut hijrah. Sekarang service sepeda atau sekedar tune up jika akan ada acara gobar dengan Cuter, ke TOTO BIKE.

Ikut mendoakan semoga usahanya lancar dan diberi kemudahan dan kedepannya semakin dikomplitin sparepartnya biar pelanggannya tambah puas dan bertambah banyak.

Sepeda ? Ke TOTO BIKE aja..
Ini no. Hp om Toto : 0852-1008-2467
Hosting Unlimited Indonesia