Alternatif melakukan journey dengan sepeda selain menggunakan rack atau boncengan adalah model bike packing. terdiri dari tas-tas, ada tas sadel, tas frame, tas handlebar, dan tas matras. Saya menambahkan DIY di fork. Berhubung susah dapetinnya Saya masih packing seadanya untuk pengganti tas fork.
#federal_tempur , frame wildcat, dibalut ban besar, rem cakram, dan tas bikepacking terlihat gahar & macho banget
Orang biasanya menyebut bikepacking, tapi kalo Saya lebih suka menamai Federal Tempur. Berbekal frame Wildcat, dengan fork suspensi, dengan ban sengaja dibesarin, dan satu set tas bikepacking kesannya macho, gahar, urakan, norak, tapi keren. Cocok dengan style bersendal jepit.
Plus & Minus
Kelebihannya adalah bobot keseluruhan sepeda menjadi lebih ringan, karena berfork suspensi cocok buat segala medan, termasuk makadam. Secara harga lebih murah, satu set tasnya merk RideStyle seharga 600rb, sudah komplit tas sadel, tas handlebar, tas frame, dan tas matras.
Minusnya mesti pintar-pintar memilih barang bawaan karena daya tampungnya lebih sedikit dibanding dengan rack dan pannier. Tapi cocok buat journey 2 - 3 hari. Bahkan Saya sempat pusing 7 keliling, tas utama yang di sadle cuma cukup bawa pakaian beberapa potong dan sebuah piring plastik buat nyeduh mie instan. Memang aslinya untuk MTB, yang notabene ukuran seat tubenya kecil, jadi tas sadelnya hanya cocok dipasang di seatpost yang panjang. Akan terlihat memaksakan kalau dipasang di seatpost pendek. Saran Saya sih, gunakan seatpost besi, alloy ngeri patah !
Juga ketidakadaan fender menjadi masalah kotornya baju dan badan saat menerobos hujan. Saya akalin dengan fender depan dan Saya pasang sepotong fender dibelakang seat tube. Sedangkan fender belakang sengaja tidak dipasang, mengurangi estetika... kurang enak dipandang. masih nyiprat ke punggung.
Kesan gembel diperkuat dengan mug, rangka kompor yang dicantelin begitu saja. Cocok banget dengan gaya gowes Saya yang pakai sendal jepit.
Thanks, sudah menyimak artikel ini .. semoga bermanfaat !!! Gowes adalah cara paling sehat lari dari kenyataan ,... jiah !!! " jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "
Kalau di Jawa, apalagi di Bekasi mungkin objek wisata sekelas Teluk Kiluan akan jadi primadona. Di antara jejeran pantai-pantai wisata di pesisir timur Lampung, ini yang paling keren. Hamparan pasir putih (cenderung abu-abu) dihiasi karang menjulang menjadi paduan yang pas, masih ditumbuhi pepohonan yang bisa dimanfaatkan berteduh. Jauhlah kelas pantai dibanding dengan di pesisir utara Jawa.
ga semua tanya itu harus dijawab ...
Sayangnya, akses kesini menjadi PR buat Pemda Lampung .. membuat orang berpikir 2 kali, terletak sekitar 70 km-an dari pusat kota Bandar Lampung kearah tenggara. Kondisi jalannya itu loh, .. Selepas Padang Cermin memasuki kecamatan Telenggamus rusak parah. Beruntungnya Kami, rombongan pesepeda dari Bekasi yang mengadakan funbike kemari. Katanya bukan touring, kalau turing itu sendiri atau berdua, lebih dari itu ya funbike, sueeeek, .. akh !
Kok beruntung, ? iya .. kami sempat mencicipi coran baru setebal setengah meter yang masih fresh from open.. alias masih dalam tahap pengerjaan. Berhubung gowes, dengan seenak hati bisa angkat-turun sepeda ketika coran belum bisa dilewati. Sudah tersambung dibagian jalan yang rusak parah itu, meskipun baru satu sisi jalannya yang memicu antrian kendaraan. Sekitar 2 bulanan lagi .. itu juga kalau ga tersangkut di KPK .. seperti proyek-proyek lain .. jiah, mungkin bakalan ramai lagi nih .. Teluk Kiluan !
ga semua masalah mesti dicari jalan keluarnya ...
Rute
Awal perjalanan ke Pantai Pasir Putih - Teluk Kiluan dimulai dari pelabuhan Kali Baru, Tanjung Priuk. Dari sana ada kapal feri yang merupakan bagian dari projek tol laut pak Jokowi, rute Tanjung Priuk - Pelabuhan Panjang, harga tiket sepeda termasuk golongan I, 90 ribu sudah plus orangnya. Malah lebih murah motor, 115 ribu orang dihitung 2, driver sama boncengernya.
Menumpang kapal feri RoRo Mutiara Timur I, molor dari jadwal yang seharusnya jam 12 malam, baru membelah buih jam 2 dini hari, itu juga katanya, orang Saya ikutan molor, jiah ~!!!. Tapi jangan dijadiin masalah, lebih parah pulangnya .. jadwal jam 11 malam baru jalan jam 03.30 .. ckckckckcck !
gowes itu jalan paling sehat lari dari masalah ...
Secara norak, sama seperti crew truk itu, menenteng matras, sarung, dan perlengkapan tidur ga lupa tisu buat ngelap iler kali aja.. hahahah ..! Yang ternyata ga terpakai, ruang istirahat meskipun kelas ekonomi lesehan sudah full AC dan lumayan empuk berupa alas karpet yang dialasi lagi plastik transparan tebal, sengaja ga ditampilin fotonya, cobain aja sendiri nggih, sebagai gambaran kapal dan fasilitas didalamnya mirip-mirip KRL sama-sama eks Jepang ... hmmm ! pantesan aja room boy dan orang-orang di kafe itu agak risih memandang Kami, sueeee ...!
Mendarat di Pelabuhan Panjang yang ternyata sudah Bandar Lampung seperti Tanjung Priuk di Jakarta, kalau Bakauhuni itu seperti Merak ke Jakarta jaraknya. Menang banyak, ga perlu meluncur kencang di Tarahan. Ternyata salah satu yang menjadi biang kerok lamanya perjalanan adalah proses merapat Kapal yang diseret-seret kayaknya secara terpaksa oleh kapal pandu dan proses keluar-masuknya truk-truk tronton, tips sedikit .. kalau bawa sepeda taruh dipojok kiri, letaknya di pojok kiri pas setelah pintu bongkar muat, bisa duluan keluarnya tanpa perlu menunggu truk-truk besar itu.
Memasuki dunia mimpi sebelum bertarung lagi dengan kenyataan ...
Sehari sebelumnya, Cak Mancal .. peturing kontroversial yang suka melet kalo difoto itu inbox Saya, nanya bener mau ke Lampung, dan ternyata diberikan kesempatan bertemu meskipun cuma di warung kecil, di sebuah lampu merah di Jl. Yos Sudarso, tapi okelah ! yang penting sempat foto melet dan foto bareng si Demonstran ! Ikut menyambut rombongan federal rombeng dari Bekasi om Agus dan om Maliq dari Pedal.
menjadi beda kalau mau cepat dikenali ...
Praktis baru jam 2 siang, secara defacto this journey begin .. molor lagi ... sudah terlalu siang. Tapi sudah tidak ada waktu buat ditunda lagi ! sudah terlalu banyak waktu terbuang .. dan boong aja kalau lampung itu jalannya landai, rooling bro .. menuju tenggara tanda-tanda jalan naik-turun sudah terlihat. Jejeran bukit-bukti di arah jam 12, komandan .. hadeh !
Menyusuri sepanjang garis pantai, banyak tempat wisata berturut-turut pantai Mutun, Pantai Sari Ringgong, Pantai Klara, Pantai Batu Mandi, dll yang ga semua bisa diingat dimemori kepala yang sudah beruban ini. Meskipun rata-rata hampir tanpa pasir, tapi view cekungan teluknya menambah keindahan.
hidup cuma sekali, sesekali nikmati lah ...
Foto di atas adalah view sebelum Pantai Klara, dari sini yang asalnya buru-buru pengin gas poll, urung. Rasa takut kemaleman di Lampung yang mitosnya seram, menjadi kata sudahlah ! terlalu sayang dilewatkan .. yang terjadi berhenti, gowes, foto-foto .. ajib .. pantai di Lampung memang ngeten .. (sambil mengacungkan jempol) ... meskipun lepas dari Pantai Klara jalanan rolling makin ngeroll.
Ga bisa buru-buru ...
Maghrib, ... Isoma di kawasan militer infanteri TNI AL, makan nasi goreng yang terlalu berminyak, sekalian numpang mandi di mushola yang berair payau. masih sekitar 30 km lebih dari sini. Ngobrol dengan si Pak penjual nasi goreng yang secara meyakinkan bahwa rute aman dilewati malam hari hanya saja kondisi jalan yang "Saya ga bisa Ngomong" klise .. sebenarnya rusak parah .. memang lampung itu gado-gado penduduknya, si Bapak ini asalnya Solo. Secercah kata harapan "sedang dicor".
Lanjut, sampai di Indomart terakhir .. yang artinya sekitar 20 km-an lagi bertemu dengan sekumpulan peturing yang menggunakan sepeda motor. Say hello, beli bekal, dan ngobrol-ngobrol ringan dengan "gank motor" itu. Sempat ditawari pengawalan sama pemuda setempat, tapi ditolak dengan halus !
Dengan sisa-sisa minyak nasi goreng yang masih menempel di usus, di 7 km terakhir, bergelut dengan jalanan makadam nanjak 4 km dari 7 km itu. Payah banget disini, dipaksakan gowes sampai terlempar dari sepeda karena gelap dan bebatuan lepas, akhirnya TTB bersama-sama, subhanallah ! nikmate ... poll !!!
gerbang seluncuran menuju dunia mimpi ... jiah
Akhirnya, digerbang bermahkota khas Lampung ... tinggal meluncur turun, cuma PR naiknya ini .. sepanjang 1 km kurang lebih jalan cor mulus turun tajam. Saya ga deskripsikan keindahan pantainya .. biar foto-foto dibawah yang bercerita ... cuma ambil kesimpulan .. Keren Pooollll !
Biaya
rincian biaya : tiket Kapal 90 x 2 = 180 rb, tiket perahu atraksi lumba-lumba 100rb/orang atau 300rb/perahu diisi 3 orang, sewa tempat kemping diriin tenda 60rb (2 tenda) sarapan 15rb per orang, subtotal 150rb, makan rata-rata 20rb diperjalanan 20 rb x 6 = 120 rb.. total jendral = 180rb + 150rb + 120 rb = 450rb.
Bisa dihemat sebenarnya, salah satunya adalah numpang truk di kapal. cari truk yang kosong, tinggal kasih uang rokok buat abang sopirnya.
Atraksi Lumba-lumba
Lokasi penyewaan perahu ada disebelah kiri jalan desa Kiluan sepanjang garis pantai, masuk sekitar 200 meter. berjejer perahu-perahu nelayan yang bisa disewa ke tengah. Melihat lumba-lumba atau main pasir di Pulau Kelapa.
Sayang pas kesana, kondisi laut sedang keruh akibat banjir dari daratan. Alternatif lain mampir ke Pantai pasir putih, hanya saja pantai ini seperti sudah dilupakan. Hanya tersisa puing bekas saung-saung dan sepi tanpa pengunjung, disamping jalan jelek, ... konon banyak korban terseret ombak.
Tidak jauh dari bibir pantai seperti ada palung yang ditandai dari ombak yang pecah sebelum sampai.
Lokasi
Titik koordinat Teluk Kiluan, menurut google maps ..
-5.769868, 105.105674
Ilustrasi rute :
Thanks, sudah menyimak artikel ini .. semoga bermanfaat !!! Gowes adalah cara paling sehat lari dari kenyataan ,... jiah !!! " jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "
Dasar wong ndeso, goweser kelas sendal jepit .. ketika mencoba lebih safety dengan ganti ke sepatu yang didapat malah cedera. Kejadiannya saat gowes ke arah KM 0, niatnya sih mau kasih duit buat DP bikekemp Cuter di Curug Pengantelan.
Sampai ditanjakan Taman Budaya - Sentul tiba-tiba otot dekat tumit kaki kiri sakit. Dipaksakan sampai di Bojong Koneng sampe akhirnya menyerah dan meminta Mang Pepen turun .. transaksi dilakukan di sekitar Bojong Koneng.
Pulang dengan mringis-mringis menahan sakit.. sebenarnya apa yang terjadi ?
sumber gambar : https://medianers.blogspot.co.id/2010/08/ruptur-tendon-achilles.html
Belakangan baru tau, ternyata otot yang cidera bernama Tendon Achilles.
"Tendon Achilles berasal dari gabungan tiga otot yaitu gastrocnemius, soleus, dan otot plantaris. Pada manusia, letaknya tepat di bagian pergelangan kaki. Tendon Achilles adalah tendon tertebal dan terkuat pada tubuh manusia. Panjangnya sekitar 15 sentimeter, dimulai dari pertengahan tungkai bawah. Kemudian strukturnya kian mengumpul dan melekat pada bagian tengah-belakang tulang calcaneus"
Sumber : https://medianers.blogspot.co.id/2010/08/ruptur-tendon-achilles.html
sumber gambar :https://medianers.blogspot.co.id/2010/08/ruptur-tendon-achilles.html
Pengertian ruptur tendon :
Robek, pecah atau terputusnya tendon. Tendon merupakan jaringan fibrosa di bagian belakang pergelangan kaki yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit.
Penyebab :
Penyakit tertentu, seperti arthritis dan diabetes
Obat-obatan, seperti kortikosteroid dan beberapa antibiotik yang dapat meningkatkan risiko pecah
Cedera dalam olah raga, seperti melompat dan berputar pada olah raga badminton, tenis, basket dan sepak bola
Trauma benda tajam atau tumpul pada bawah betis
Tanda dan Gejala :
Rasa sakit mendadak dan berat dapat dirasakan di bagian belakang pergelangan kaki atau betis
Terlihat bengkak dan kaku serta tampak memar dan kelemahan
Sebuah kesenjangan atau depresi dapat dilihat di tendon sekitar 2 cm di atas tulang tumit
Tumit tidak dapat digerakan turun atau naik
Tapi ga seseram itu, kalo sampe putus mungkin itu untuk olahraga yang lebih berat seperti sepakbola, lari, parkour atau panjang tebing. Yang Saya alami masih sekedar trauma otot karena beban berlebih bukan gerakan berputar mendadak atau karena benturan benda tumpul.
Yang paling mungkin sekarang adalah break dulu, cuti gowes jauh, berat, nanjak untuk waktu tertentu .. hadeh ini yang paling susah ! godaannya yang bikin ga tahan ..
sumber : https://medianers.blogspot.co.id/2010/08/ruptur-tendon-achilles.html
Belakangan ini, makin sering dengar kabar mengenai pencurian sepeda. Baik itu dengan kekerasan alias begal. Ataupun pencurian biasa. Seperti ilustrasi divideo dibawah ini, nampak seorang goweser yang NR sendirian di begal 2 orang yang menggunakan motor.
Tidak jelas dimana lokasinya, penampaknya video ini terekam dari sebuah cctv. Tapi bukan itu inti bahasan dalam artikel ini. Yang ingin Saya share dalam artikel ini tentang sebuah alat seperti gps-tracker di mobil yang sudah jamak.
Harga sepeda .. untuk tipe dan merk terkenal... yang lebih mahal dari sepeda motor, menjadi salah satu pemicu maraknya pencurian sepeda. Apalagi menjual sepeda lebih sederhana, tidak perlu surat-surat seperti halnya kendaraan bermotor. Tapi pemilik dan penikmat sepeda sekarang bisa lebih tenang. Sekarang sudah tersedia dipasar Indonesia sebuah alat semacam GPS-Tracker yang bisa dipasang dengan mudah di sepeda.
Nama alat itu TrackR, sebuah gadget kompak yang teraplikasi dengan teknologi kekinian. Bentuknya mungil sebesar koin receh.
Bagaimana Cara Kerja TrackR ?
Sebenarnya alat ini tidak dikhususkan untuk sepeda, bisa diaplikasikan untuk gantungan kunci, dompet, laptop atau barang-barang pribadi yang mahal atau yang mudah terselip.
Cara menggunakannya mudah sekali, setelah memiliki alat ini ... Anda tinggal memasang ditempat yang tersembunyi disepeda, misalnya dibawah sadel. Lalu unduh aplikasi TrackR yang tersedia untuk IOS atau Android. Jika ingin mencari posisi sepeda tinggal pencet "FIND DEVICE", dengan segera alat ini akan menunjukan lokasi koordinat GPS sepeda yang dipasangi alat ini.
Dimana Beli TrackR ?
Anda bisa mendapatkan alat ini di website resminya .. ini dia linknya .. https://www.thetrackr.com/. atau lebih simple silahkan cari ditoko online yang sekarang sudah menjamur di Indonesia.
Dengan kisaran harga 400rb-an. Lumayan mahal sih, tapi whortedlah jika dibanding dengan harga sepeda Anda. Oh ya, alat ini ditenagai oleh baterei yang bertahan 10-18 bulan.
Masih bingung ? mau lebih jelas .. tonton dulu yuk video ini .. TrackR diaplikasikan di sepeda.
Semoga bermanfaat ...!
" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "
Posted by Hidup Ini Indah on
Tuesday, August 2, 2016
Label:
komunitas
,
opini
Nikmat yang patut disyukuri ... diantara kenikmatan dunia yang lain ... adalah ketika mendapatkan kesempatan menyalurkan hobi. Sebagai tempat menyalurkan kepenatan ... setelah 5 hari berkutat dengan rutinitas ... membuang energi-energi negatif ... karena tekanan pekerjaan. Plus, menambah teman-teman yang seru ... yang sehobi, bersama-sama menghabiskan akhir pekan.
Artis yg di Sponsori oleh COOLANT .. jiah !!!
Cukuplah sebulan sekali, 3 weekend lain puas-puasin utk keluarga dan santai memanjakan tubuh. Uraian diatas adalah ilustrasi yang sangat cocok untuk menggambarkan sepak terjang CUTER. Curug Hunter, sebuah judul atas aktifitas sekelompok begundal ... begitu disebut anggotanya... yang secara aktif 1 bulan 1 kali mengadakan kegiatan GoBar (Gowes Bareng), dengan destinasi curug yang berjarak dibawah 100 km dari Bekasi ... tempat CUTER berasal.
Dan, pada Juli ini ... genap 1 tahun aktifitas para begundal CUTER meramaikan kazanah gowes di bilangan Bekasi. Mungkin CUTER bukan yang pertama dan bukan juga goweser yang baik secara perorangan atau berkelompok gowes ke Curug. Tapi, yang konsisten dan selalu gowes ke curug dan berani deklarasi sebagai Goweser Spesialis Curug, CUTER adalah yang pertama, setidaknya di Bekasi.
Catatan panjang selama 1 tahun, membukukan 45 total curug yang sudah disambangi. Diawal-awal petualangan dengan sepeda, gowes ke Curug bukan hanya sebulan sekali, hampir setiap minggu. Hanya kemudian, karena aktifitas pekerjaan para begundalnya ... diputuskan 1 bulan sekali.
Untuk merayakan 1 tahun eksistensi CUTER, kemarin ... pada tgl 31 Juli 2016 ... CUTER mengadakan funbike bertajuk 1st Anniversary CUTER dengan destinasi Curug Cilalay, Cariu, Bogor. Dihadiri oleh sekitar 100 goweser dari komunitas-komunitas sepeda di Bekasi dan sekitarnya. Ada dari Sobat Gowes Bekasi (SGB), Sogo Bhagasasi, Sabtu Gowes Bareng (Sagobar), perwakilan dari Gober Depok, Picknicker Karawang, PXR (Poligon Xtrada Rider) Bekasi, dan Pagoda (Cikeas).
Sebagai tikum utama ada di Danau Cibeureum Grand Wisata jam 07.00 diberangkatkan setelah rombongan SGB merapat dari basecamp mereka di KR3. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke tikum 2 di Pertigaan Indomaret, bergabung Picknicker, Pagoda, Gober...
Di Pom bensin Jonggol, break utk konsumsi .. disana VW konsumsi dan mobil bak untuk evak sudah menunggu. Mobil evak mulai beraksi dari titik ini, peserta yang sudah tidak kuat, kram, evakuasi sepeda di mobil bak orangnya di VW.
Perjalanan dilanjutkan, setelah tanjakan Balaikambang ... break 10 menit regroup dan ambil nafas. Jam 9.45 .. mulai terbersit kekhawatiran waktu sampai di dam Ciomas molor. Mobil evak beraksi lagi, yang sudah habis naik ke mobil.bak untuk mempersingkat waktu. Acara makan siangpun dipercepat, di Cariu peserta dihimbau membungkus makan siangnya
Jam 11.07 sebagian besar peserta sudah finish dilokasi parkir, warung Siska (Sisi kali) jembatan Ciomas. Tapi acara 1st Anniversary CUTER belum kelar. Masih ada hiking 7 km jalan kaki ... menuju Curug Lalay. Nah, disini keseruan berlanjut. Pemandangan sepanjang 7 km terhampar indah. Kombinasi antara gemercik sungai yang jernih, padi yang terhampar, perbukitan yang indah, dan saung-saung ditengah sawah. Mirip di Bali, jiah ...
Curug Lalay terletak di hulu Sungai Ciomas, di perbukitan Sanggabuana. Masuk di Kabupaten Karawang perbatasan dengan Bogoe, kalau Dam Ciomasnya sudah masuk desa Cikatomahi, Cariu, Bogor. Curug kategori bintang 5 untuk wilayah Karawang besar dan bertingkat-tingkat.
Setelah berjalan kaki 2 jam, rombongan peserta 1st Anniversary CUTER secara bertahap tiba di Curug Lalay, sebagian kecil naik ke Curug Pengantin yang ada diatasnya. Sebenarnya dekat jalan kaki hanya 30 menit, cuma trek yang dilalui terbilang ekstrim. Mendaki bukit terjal dan ada beberapa titik yang mengharuskan merayap secara horisontal berpegangan pada seutas tali.
Konon ceritanya, jalan pantura Jawa yang dibangun oleh Gubernur Jendral Dandeles KM 1000 nya terletak di Panarukan, Situbondo, sedang titik KM 0 nya berada di Anyer.
Tapi, jangan tanya Saya ya bener apa engganya. Saya juga belum pernah ukur. Setidaknya itulah kata Om Rizky yang menemani gowes Saya dan Om Choir dalam perjalanan Jombang - Ketapang.
Malam ke-5, setelah makan kemaleman sekitar jam 11 ... di Warung Tenda Biru punya pak Haji Kholis, ... saebelum PLTU Paiton. Kami ditawarkan menginap. Dirumahnya .. eh salah warungnya, lebih tepat emperan tokonya... sesih banget ya... haghaghag ..!!!
Perjalanan dimulai di Hari ke-6 pagi sekali, sekitar jam 5 sudah cabut, ... sebentar kemudian memasuki tanjakan-tanjakan di Pembangkit listrik Paiton. Hmmm.. lumayan pagi-pagi sarapan tanjakan
Om Rizky ini goweser lokal Situbondo yang kebetulan berpapasan di Sekitar Besuki. Dengan sepeda semacam Federal ternyata beliau balik kanan dan menyapa Kami. Dan jadilah, guide yang bercerita panjang lebar.. lumayan ada teman ngobrol.
Banyak bercerita tentang rute-rute yang akan dilewati, termasuk tugu 1000 KM yang nampak ngejreng seperti di foto. Merupakan monumen penanda bahwa lokasi ini tepat 1000 km dari Anyer.
Kami berpisah, om Rizky belok kiri di alun-alun Situbondo ... basa-basi menawarkan mampir - Saya menolak halus... perjalanan masih panjang.
Next Alas Baluran
>>> Bersambung <<<
" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "
Dalam film Hollywood berjudul The Rock, yang dibintangi Sean Connery dan Nicolas Cage, Cage memerankan seorang ahli kimia yang diberi tugas negara melumpuhkan roket-roket yang dikuasai teroris. Nama perannya adalah Good Speed.
Dalam salah satu cuplikan dialognya, ada penjelasan bebas mengenai arti kata GOOD SPEED. Artinya kira-kira "menikmati perjalanan". Cmiiw, bener ga ya.. ya udah anggap aja begitu.
Seperti itulah inti dari turing #trilogib2b Saya, memang panjang dan melelahkan. Bayangkan 1000 km lebih, harus dilalui dengan gowesan sepeda. Jika 1 kali gowes sepeda melaju 10 meter, hitung sendiri ya.. berala ratus ribu kali gowes untuk mencapai 1000 km.
Tapi, jika dilihat dari sisi lain .. nikmat itu justru bisa lahir dari hasil jerih yang sangat payah. Pun dalam perjalanan, Saya banyak ditanya atau menerima statemen dari orang yang ngajak ngobrol. "Saya bisa bayangin capenya !!!" Paling Saya cuma nyengir sambil balas statemen ... jalanin dan nikmati gowesannya. Susah memang kalau sudah jobi... jiah..!!
Perjalanan dilanjutkan, setelah berhasil mengantarkan om Wowor ke Nganjuk .. esok harinya.. Jumat, setelah Jumatan di Masjid Agung Nganjuk .. kami berpisah, Saya dan on Choir ambil jalan ke kanan menuju Mojokerto, om Wowor dan om Agus ke kiri menuju Kediri.. Lagi ..!
Dan, seperti inilah sebuah perjalanan... kadang muncul skenario-skenario yang tak terduga. Mwnjelang Maghrb, om Choir minta nengokin makam mantan presiden RI ke-4 .. almarhum Gus Dur. Dan Saya yang biasanya berorientasi target, kali ini ya aja..
Kami sampai di lokasi makam Gus Dur yang ternyata terletak di Pesantren Tebu Ireng pas jam Break. Sekitar jam Maghrib dan baru akan dibuka setelah Isya.
Sambil nunggu waktu, Kami berputar-putar mencari kopi dan ditawari oleh penduduk setempat yang sedang nongkrong diwarung kopi. Seperti biasa, Saya dan Om Choir mendadak jadi selebritis .. heboh.. mjnta foto-foto .. jiah.
Ketika Saya mengutarakan maksud mampir di Jombang untuk ziarah ke Makam Gus Dur, respon sangat positif. Dianterin, ditawarin mandi bahkan menginap di Pesantren... asyik ..!
Jadilah hari pertama, etape Nganjuk - Ketapang hanya berakhir si Nganjuk. Tapi .. nikmati ajalah perjalanannya...
>>> bersambung <<<
" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "
Posted by Hidup Ini Indah on
Sunday, May 1, 2016
Label:
opini
Loading is not crime, setuju ... tapi fullgowes itu sebuah cerita seru ! Salah satu kelebihan bersepeda adalah proses perjalanan untuk mencapai destinasi yang kadang lebih seru dibanding deskripsi cerita ketika mendarat ditujuan.
Cerita seru tentang jarak yempuh, tentang tanjakan ngehe, tentang 1 kali nafas 2 kali gowes, tentang dengkul ngebul, tentang turunan tajam nan mulus, atau turunan curam yang bikin rontok badan. Sedangkan loading adalah alternatif, untuk menyiasati waktu tempuh, kondisi darurat, atau pilihan agar mempunyai waktu dan tenaga yang cukup untuk memaksimalkan eksplorasi objek destinasi. Sebagai contoh, jika ke Bandung tapi memiliki waktu hanya 2 atau 3 hari ... loading adalah pilihan yang masuk akal. Sisa waktu banyak yang cukup untuk menjelajah ke Dago, Tebing Keraton, Ciwidey, Pengalengan atau tempat lain. Lain halnya jika 5 hari. Tentu loading menjadi kebanggaan dan menambah seru cerita tripnya. Pilihannya kembali ke masing-masing individu gowesernya. Yang takut cape silahkan loading. Kalau Saya tetap fullgowes, pilihan utama. Tapi loading juga ga haram.. gimana sikon aja.!
Posted by Hidup Ini Indah on
Saturday, April 30, 2016
Label:
DiY
,
opini
,
Tips N Trik
Kayaknya memang kecenderungan ya, suka barang-barang tua. Awalnya mobil, eh sekarang sepeda. Sama sekali ga diniati. Lagi gemar sepeda, juga akhirnya jatuh hati sama sepeda tua. Namanya barang tua sudah pasti kondisinya sudah memprihatinkan, terutama cat. Jadi keidean bikin tulisan mengenai proses rebuild sebuah sepeda tua. Salah satu proses itu adalah repaint.
Ketika dapat frame federal dengan kondisi cat penuh koreng... hehehehe.. maksudnya catnya sudah terkelupas disana-sini, .. sudah repaint tapi pilok akhirnya, diputuskan untuk cat ulang. Dalam proses cat ulang, bagian paling njlimetnya adalah membuang cat lama.
Cara paling mudah "kerok" cat lama adalah dengan paint remover. Cairan sejenis air keras yang bereaksi dengan cat. Paint remover bisa didapatkan ditoko material dengan kisaran harga 25 rban.
Cara pakainya cukup disapukan dengan kuas, tunggu beberapa menit sampai cat menggelembung. Selanjutnya kerok dengan kape. Untuk bagiab-bagian yang agak sulit seperti disambungan las, proses pengerokan bisa dibantu dengan sikat kawat. Proses ini memerlukan pengulangan beberapa kali sampai sisa-sisa cat terutama detail yang terselip kecil disela-sela las bersih sempurna.
Harap siapkan seember air bersih untuk membasuh bagian tubuh yang kena cipratan. Cipratannya jika mengenai kulit akan terasa terbakar, basuh dengan air akan meredakan. Atau lebih safety menggunakan sarung tangan dan pelindung kulit lainnya.
Proses ini memang paling " njlimet" dan membutuhkan kesabaran. Untuk mendapatkan frame yang bersih sempurna dari cat.
Untuk frame Federal Street cat seri awal ini, konsep Saya sengaja dibuat agar kuat kesan jadulnya. Jadi, Saya memerlukan frame yang bersih sempurna, karena warna yang ditonjolkan adalah warna besi (silverstone). Tampilannya sepintas mirip titanium.. haghaghag !
Setelah itu, dilanjutkan digosok menggunakan batu ijo dan amplas 1200 agar karat, dan belang sisa residu hilang... kinclong ! Gosok terus !!! Cuci bersih dengan sabun colek dan keringkan.
Sebelum difinishing, saya ingin menambahkan anting rd (rearend), menambah bidon menjadi triple bidon, dan menambahkan eyelet untuk rack. Untuk rearend prosesnya harus dilas.
Proses terakhir adalah melapisi dengan cat clear. Untuk melindungi bahan frame hi-ten dari karat.
Posted by Hidup Ini Indah on
Wednesday, April 13, 2016
Label:
DiY
,
opini
,
Tips N Trik
Bidon atau bottle cage adalah part sepeda yang biasanya menempel di tube frame sepeda yang berfungsi untuk meletakan botol cadangan air minum. Meskipun sudah ada tas dry bag, tapi tas yang sama fungsinya ini (buat menyimpan cadangan air minum) biasanya dipakai disepeda XC.
Sedangkan pada sepeda genre touring tetap mempertahankan bidon. Bisa dipahami, untuk touring yang menempuh jarak ratusan kilometer akan sangat melelahkan punggung jika menggendong air minum 2 liter yang beratnya setara 2 kg.
Sangar Cak ! Triple Bidon !!!
Bahkan, untuk sepeda touring aslinya jumlah bidonnya bukan 1 atau 2, tapi 3. Nah, diartikel ini yuks ah Kita bahas cara menambahkan bidon disepeda. Federal atau sepeda vintage, modifikasi sedikit agar tampak sangar seperti sepeda touring pro, dengan triple bidon !
Ada beberapa cara sebenarnya, ada bottle cage yang bisa dipasang disadel, disteam, dihandlebar, dll. Tapi artikel ini akan membahas menambah bottle cage diframe dengan rivet nut. Ikhlasin ya framenya dibor untuk menempatkan rivet nutnya.
Bahan yang diperlukan :
Rivet Nut
Bottle cage
Baut L
Bor + mata bor
rivet nut
bottle cage
L Bolt
(Sumber gambar : google.com)
Prinsip Kerja
Jika pernah memperhatikan tukang alumunium merakit sebuah rack atau etalase, ada paku rivet yang merupakan salah satu komponen pentingnya. Rivet Nut yang dipakai disini, cara kerjanya hampir sama dengan paku rivet yang Saya ilustrasikan diatas.
Rivet Nut sebenarnya terdiri dari 2 bagian nut/mur. Bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar ada ulir dengan posisi vertikal yang nantinya akan mengunci pada frame, dan bagian dalam berulir yang berfungsi mengunci ulir bagian luar ke tube/frame.
Setelah frame kita bor dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran rivet nutnya. Selanjutnya Kita akan memutar nut bagian dalam agar tertarik keatas dan mengunci nut bagian luar ke frame. Untuk lebih detailnya kita bisa lihat video berikut :
Point Perhatian
Titik krusial saat modifikasi menambah bidon diframe sepeda touring yang perlu diperhatikan ada beberapa hal. Harap perhatikan baik-baik, karena tube frame akan dibor ! Kesalahan sepele bisa membuat masalah yang menjengkelkan.
agar hasil bor tidak membuat cat frame baret bisa melapisi tube dengan stiker/scotlight, atau lakban.
pastikan ukuran mata bor pas dengan ukuran diameter luar rivet nut.
agar titik pengeboran pas, bisa dimal dulu dengan bottle cage dan kemudian dibuat titik dulu memakai paku.