Hosting Unlimited Indonesia
Showing posts with label Bike2Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Bike2Kuliner. Show all posts

Situ Wanayasa : 103 KM Dari Bekasi

Situ Wanayasa berada diketinggian 600 mdpl, merupakan telaga alam dengan suasana yang sejuk 17-25 °c. Terletak di Kabupaten Purwakarta - Jawa Barat, sejak tahun 2007 telah dikembangkan menjadi desa wisata. 

Objek wisata andalannya selain situ seluas 7 hektar dengan pemandangan yang elok berlatar belakang Gunung Burangrang, juga ada wisata kuliner sate maranggi.

Di sekitar objek wisata Situ Wanayasa banyak berjejer warung makan dari yang kelas warung sampai rumah makan yang rata-rata menyajikan menu sate maranggi dan ayam bakakak.




Dalam radius 10 km dari Situ Wanayasa, ada air panas Ciracas dan Curug Cijalu. Dalam acara gowes kali ini, Saya dan pickniker's Karawang menuju Curug Cijalu.

Kalau Saya berangkat dari Bekasi, digowes pake sepeda Federal Saya yang setia menemani acara gowes wisata, jarak dari Bekasi 103 km. Tiba dilokasi ini sekitar jam 1 siang.

Jika perjalanan dari Bekasi sampai Situ Buleud datar-datar saja, mulai dari Situ Buleud yang terletak dipusat kota Purwakarta mulai ketemu tanjakan-tanjakan. Dari Situ Buleud sekitar 24 km, melintas jalan aspal hotmix yang mulus.


Meskipun Kami sampai dilokasi siang bolong, tapi tidak terasa panas menyengat seperti di Bekasi ya... Suhunya sejuk, mungkin memang agak mendung dan Wanayasa terletak didataran tinggi, sehingga suhu lebih nyaman. Cocok buat hangout, melepas penat.


Koordinat GPS Googlemaps : -6.676821, 107.556694
" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "

Gowes Kuliner Edisi Warung Bondol : Goreng Ikan Sungai Plus Sambel Terasi, Maknyus !

Minggu, 10 Oktober lagi libur dulu berburu curugnya, sebagian tim The CuTer ikut Gobar Nura. Iseng, Kita cari kuliner Khas  Warung Bondol. Udah lama penasaran sama kuliner khas  Warung Bondol yang kata goweser lain maknyus !

Hidangan yang adanya cuma dihari minggu di Warung Bondol ini berupa nasi putih lauknya goreng ikan kali, sambel terasi, tempe goreng, sayur asem, lalapan timun dan terong muda.



Hari ini Saya ditemani om Djarot, om April, dan om Pras meluncur dari tikum di Situ Cibeurem jam 8 pagi. Sebenarnya sih terlalu pagi, sampai dilokasi jam 10. Mau makan juga masih kenyang. 

Ngobrol ngalor-ngidul, ngopi, sesekali say hello dengan para goweser yang datang dan pergi. Tak terasa terdengar azan duhur, sampai hanya tersisa hanya kami berempat. Perut juga udah mulai lapar. Makan ah .. !

Sayang, ikan kali Bondolnya dah keburu kehabisan. Hanya ada Sayur asem, dadar telor, lalapan, dan sambel terasi. Sikat !!! 
Memang benar, rasanya maknyus! kalo kata acara yang di tipi-tipi itu. 

Sambel dan sayur asemnya nampol, sayur asem khas betawi yang kacangnya pake kulit-kulitnya dicemplungin. Terasinya juga terasa pas, akhirnya sampai nambah 3x dah... 

Seporsi terdiri dari Nasi + Sayur asem + dadar telor + tempe goreng bonusnya sambel + lalapan 15 ribu perak, masih amanlah dikantong.

Apalagi kalo minumnya sari rempah cap Banteng, minuman tradisional yang melegenda juga, tambah joss dah !!!


Top dah ..! Sampai jumpa di gowes kuliner edisi berikutnya !

#gowes4health





Bike2Kuliner : Belut Pucung Khas Cigek-Bronx

Cigekbrong terletak di dusun Satus, Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Bogor. Berbatasan dengan Kecamatan Sukamakmur, jadi sepertinya tidak terlalu jauh dari Curug Ciherang. Merupakan situs mata air yang dikeramatkan oleh penduduk setempat. Terletak di sebuah lembah yang asri.


konon disetiap bilik ini khasiat airnya berbeda-beda.

Sayang Kami serombongan dari Cuter aka Curug Hunter berjumlah 22 orang datang ke situs ini dipuncak musim kemarau. Air dipancuran Cigekbrong memprihatinkan, kecil. Saya hanya cuci muka dan kaki di bilik no. 3 dari kiri.

Sebagai gantinya, di warung Cigekbrong menyediakan kuliner khas yang mungkin tidak dijumpai di tempat lain. Nasi merah dan olahan belut, ada yg digoreng tapi yang paling khas adalah belut pucung.


Belut pucung + sepiring nasi merah + tempe goreng 15rb, cukup terjangkau ...

Belut pucung itu olahan belut yang dibuat sayur pucung. Rasa kuahnya mirip dengan gabus pucung, yang membedakan ikan gabusnya diganti dengan belut.

Rasanya pas dah, makan sepiring nasi merah ditemani belut pucung, tempe goreng dan segelas es teh manis. Hmmm... yummi !

Ayo, silahkan yang mau nyicip makanan yang sepertinya sudah dijumpai ditempat lain. Belut pucung khas Cigek-bronx, hmmm ...

Kuliner Khas Goweser

Kayaknya asyik nih .. misalnya blog ini ditambahin segmen baru mengenai kuliner. Bertambah satu lagi genre menunya, dari bike2graphy, bike2work, bike2camp, dan yang paling baru bike2kuliner. Dibuka dengan posting mengenai kebiasaaan para goweser setiap mampir di basecamp dan yang disediakan warung di basecamp yang rata-rata menyediakan menu ini.

Dari beberapa basecamp gowes yang pernah di kunjungi, misal : Pitstop JJ, Situ Cibeurem, atau Warung Bondol/Nawit beberapa kulinernya khas dan jarang bisa dijumpai di tempat lain. Kita buka dengan SUHE atau Susu Jahe dan Ketan Kelapa parut.

SUHE

suhe - image diambil dari google

Merupakan kuliner berjenis minuman terbuat dari bahan :
  • susu kental manis 
  • gula merah
  • jahe
Gula merah dan jahenya dirajang halus, kemudian diseduh dengan air panas dihidangkan dalam kondisi panas. Dengan rasa manis dari gula merah ditambah pedas jahe seakan cepat menggantikan energi yang terkuras setelah gowes. Ini sangat khas, cara membuatnya hanya bisa ditemui di warung-warung basecamp goweser.

Ketan Kelapa


Untuk menemani Suhe, cocok sekali disantap dengan ketan kelapa. Terbuat dari bahan ketan putih yang dikukus seperti memasak nasi dan ditambahi taburan kelapa setengah tuh yang diparut. Disajikan dalam kondisi hangat-hangat dan bagi yang suka pedas bisa diberi topping sambel kacang, top .. maknyus !

Hampir semua warung basecamp para goweser bisa dipastikan mempunyai kedua menu di atas sebagai menu favorit. Lain kali kita akan bahas goreng ikan air tawar yang hanya ada di Warung Bondol atau tape uli di trek kranggan. Untuk yang terakhir sayang sekali kehabisan, ketika saya kesana terkahir kali. Saking terkenalnya kuliner tape uli ini sampai-sampai jalurnya di kenal Trek Tape Uli.





Hosting Unlimited Indonesia