Hosting Unlimited Indonesia
Showing posts with label Sosok. Show all posts
Showing posts with label Sosok. Show all posts

Pesona Keindahan Curug Ciherang

Dari kemarin kalau ngomongin kawasan Ciherang dan sekitarnya seperti Cipamingkis atau Pinus atau Puncak Dua yang dibahas selalu tanjakan level 9-nya. Padahal selain itu kawasan ini menyimpan view yang keren banget loh ...

Memang buat pesepeda tanjakan itu menjadi momok juga menjadi pemicu adrenalin. Tergantung bagaimana sudut pandangnya. Bagi yang menjadikannya momok dijamin kapok, tapi yang suka tantangan malah nagih.

Begitu memasuki desa Warga Jaya tepatnya didusun Pinus, sekitar 3 km sebelum Puncak Dua bentang alamnya sudah memanjakan mata. Misalnya jika Kita nongkrong digubuk yang jual gorengan dan lotek akan disuguhi pemandangan hamparan sawah teras iring hijau dilembah dengan latar belakang bukit, disapu oleh kabut-kabut yang turun.

.
Diujung tanjakan terakhir, Puncak Dua viewnya keren banget. Dibawah meliuk jalanan aspal yang tadi dilewati. Disamping kanannya ada vila atau semacam kafe dengan gazebo-gazebo dengan latar belakang kokohnya Gunung Batu dan perbukitan yang mengunduk.

Itu tadi view disebelah kanan jika Kita berdiri dipagar merah yang membatasi akses jalan ke Curug Ciherang yang pas Saya kesana sedang diaspal. Disamping kirinya pemandangan tidak kalah bagus. Persawahan penduduk yang bertingkat, lembah, dan bukit-bukit, sejuk dimata.



Maju lagi tidak sampai 1 kilometer akan memasuki kawasan hutan pinus yang adem, .. asri. Ada curug Cipamingkis dikanan jalan dengan bumi perkemahan dinaungi sela-sela pohon pinus. Hutan pinus ini terbentang dikanan kiri jalan sampai perbatasan Cianjur.

Jam berapapun dikawasan hutan pinus suasana akan selalu nampak adem, diatas Kita rindangnya daun-daun pinus seakan membentuk kanopi yang melindungi dari sinar matahari.



Destinasi utama disini ada 2, Curug Cipamingkis dan Curug Ciherang. Curug Ciherang lebih tinggi tapi konturnya sempit. Lain dengan Curug Cipamingkis, tempatnya luas tersedia bumi perkemahan, banyak warung-warung. Bermain air yang dingin dan jernih tentu mengasyikan.



Dan kerasnya trip destinasi Curug Ciherang terbayar lunas dengan pemandangannya yang indah menawan.

CU at Next Trip ..


Tips : Endurance, Speed, dan RPM

Beliau adalah sosok yang Saya jadikan guru untuk urusan gowes, perkenalkan Beliau adalah Om Didie. Rekornya yang membuat tercengang adalah Bekasi - Surabaya fullgowes dalam 2.5 hari.

Hitung-hitungan di atas kertas, Bekasi - Surabaya itu 800km .. jika dalam 1 hari 10 jam gowes maka total jam gowesnya adalah 25 jam. Untuk dapat 800 km berarti kecepatan rata-rata 30 km per jam.

Kecepatan rata-rata loh, eduuun ! Anggaplah meleset perhitungan Saya, berarti om Didie perlu menambahkan jam gowes seharinya, itu juga memerlukan stamina dan skill gowes yang luar biasa.

Dan Saya membuktikan itu, bukti pertama adalah ketika acara bike camping Cibodas, Saya dan om Didie bikin janji di pospol tol Bekasi Timur sekitar jam 18.00. Beliau pulang kerja dari Karawang, gowes .. itu jaraknya sekitar 30 km.. hanya 1 jam kurang malah.

Kedua, Saat Beliau ngacir ninggalin Saya di tanjakan Gagod - Puncak Pas dan aksi Beliau saat menyusul sendirian dalam acara bike camping Pickniker's di Curug Cijalu, Bekasi Subang. Rombongan kami di salip sebelum Situ Wanayasa.


Kuncinya : RPM


Terus yang menjadi pertanyaannya adalah : "How He did it?" Jawabannya adalah RPM. RPM adalah rotasi per menit, penjabarannya putaran atau kayuhan pedal seorang pesepeda per menit. Dan itu harus stabil dan kontinyu. 

Terus terang RPM Saya juga masih suka lari-lari dan belum stabil, teorinya seperti ini .. gear depan letakan di angka 2 dan gear belakang  6 atau 7 (untuk yang 7 speed). Putaran kaki mengayuh secepat mungkin dan kecepatan laju sepeda pertahankan di 25 km per jam. Kombinasi RPM seperti itu jadikan latihan setiap hari rutin 1 jam.

Pada posisi kombinasi seperti yang diuraikan diatas, tenaga yang terpakai kecil. Lebih enak jika ada partner yang bisa diajak latihan gowes, paling nanti jatuhnya yang kalah adalah nafas. Nah itu yang perlu dilatih ..!!! 

Jadi Kata kuncinya adalah LATIHAN secara RUTIN, melatih RPM secara rutin dengan sendirinya nanti putaran kaki, tenaga dan nafas akan menyesuaikan dan terbiasa. Tapi maaf, sepertinya tips ini berlaku untuk pesepeda turing atau roadbike.

See ya at Next Tips

#‎fullgowes‬ 
‪#‎7persenwarass‬ 
‪#‎federal‬
‪#‎bike2camping‬ 
‪#‎cuter‬ 
‪#‎picknikers‬
‪#‎gowes4healthdotblogspotdotcom‬


" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "


Gowes Duo Blogger

Kalau semisal Saya bilang di Indonesia Raya ini yang punya hobi gowes plus ngeblog bisa dihitung jari, Anda musti mengangguk setuju. Mungkin jumlahnya puluhan, tidak sampai seratus dari sekian ratus juta penduduk Indonesia.

Sekarang gini aja deh, yang merasa masuk kriteria diatas ngacung dah, .. hehehe.. ga kelihatan ya,.. ganti dah.. silahkan komen disini, absen .. pasti hanya segelintir orang.

Dan bukan hal yang berlebih jika, kemarin minggu tanggal 18 Oktober adalah momen langka. Ketika dua orang goweser merangkap blogger aktif gowes bareng, .. jarang-jarang loh !

dlm blognya tidak pernah tampil kan sosok penulisnya.. Saya berhasil mengambil gambarnya secara sembunyi-sembunyi.. beliau adalah admin dari blog keren bersapedahan.wordpress.com

Beliau adalah om Jauhari, goweser dari Jakarta Timur sekaligus admin blog bersapedahan.wordpress.com, yang spesialis membahas mengenai hobi bersepeda.

Bertemu dengan teman baru yang mempunyai hobi sama menghasilkan obrolan-obrolan seru. Membahas mengenai kesukaan menulis blog, jumlah pengunjung, mengenai gowes ... pokoknya nyambung banget dah ngobrolnya.

Yang bikin penasaran adalah banyaknya komentar di blog beliau, padahal update tulisan terbaru seminggu sekali.. itu saja kalo ada acara gowes. Blog beliau sudah lama, sudah berumur tahunan .. mungkin itu kuncinya. Jadi sudah ada pembaca setia, jumlah trafiknya aja sudah lebih dari 80 ribuan.

Kalo blog ini, baru seumur jagung.. masih hitungan bulan, trafiknya masih kalah jauh.. meskipun Saya rajin update, hampir setiap hari ada tulisan baru di sini, hehehhe.. promosi ..!

Btw, momen langka dengan destinasi yang keren menjadi cerita tersendiri yang seru, mungkin bisa jadiin beberapa artikel. Dalam minggu-minggu ini akan banyak artikel membahas mengenai Stone Garden Gua Agung Garunggang.

Tungguin ya artikel berikutnya ..!

Modifikasi Sepeda Khusus NightRide

Keren juga nih modifikasi seorang goweser asal Bandung, Mas Dukut. Mungkin beliau sering naik sepeda malam hari makanya memerlukan penyinaran yang terang benderang.


tampak depan

Memang betul sih, secara default sepeda zaman sekarang tidak dilengkapi dengan lampu utama dari pabrikan selumrahnya dikendaraan bermotor. 

ASUS Zenfone 2 (32GB,4GB RAM) [ZE551ML] - Glacier Grey/Silver
Rata-rata goweser menambahkan sendiri lampu utama, tapi tetap saja yang ini menarik dan bolehlah dicontoh oleh Anda yang sering gowes malam atau istilah kerennya NR.


tampak belakang samping

Bahan-bahan dan tools yang diperlukan sederhana, Anda hanya memerlukan :

  • Stem
  • Potongan paralon sekitar 15 cm
  • braket universal
  • senter police 2 buah
  • Sebuah kunci L no. 5
Tapi nampaknya, modifikasi yang seperti digambar ini hanya berlaku untuk sepeda MTB Classic. dengan top tube bulat dan ukuran kecil. 

Untuk sepeda MTB model sekarang silahkan berkreasi sekreatif mungkin. Agar hasilnya disamping fungsional dan juga tetap modis.

tampak belakang

tampak samping

Kadang hal kecil itu bisa berfungsi besar, itu namanya simple stupid !!! 

Terima kasih Mas Dukut atas kreasinya.
Be creative ...!

Sepeda TandIne

Jika Anda orang bekasi atau pernah ikut Car Free Day [CFD] yang rutin diadakan setiap hari minggu di bilangan pemda Kota Bekasi, mungkin Anda pernah melihat sepeda unik ini. Sebuah sepeda Tandem tapi beroda tiga. Nah loh ..!
sepeda tandem tandine .. rodanya 3, kalo tandem pabrikan biasanya rodanya tetap dua ..

Hmm .. jadi ngebayangin, gowes santai bareng orang yang kita cintai bisa istri atau anak. Ikutan CFD atau fun bike yang digowes adalah sepeda tandem, pasti tambah mesra, tambah kompak dah .. hehehe..!

Tapi dijamin Anda hanya bisa melihatnya di sekitaran Bekasi, Jatiasih atau arena CFD Bekasi yang diadakan di Jl. A. Yani sampai Summarecon. Ya betul, Sepeda Tandine ini adalah sepeda rakitan atau home made alias DiY. Adalah Om Achmad Priyadi yang membuatnya. Merupakan dua sepeda utuh yang disatukan, yang dihilangkan hanya komponen ban depan dari sepeda yang di belakang.


Tandine kepanjangan dari TANdem IndoNEsia, di klaim oleh pembuatnya sebagai yang pertama dibuat dengan konsep sepeda tandem tapi beroda tiga. Hmm.. keren ya, so pasti, yang buat Tandine seorang insinyur ternyata, oalah pantesan aja .. !


Kelebihan sepeda TANDINE, berdasarkan test drive pribadi :


1. Lebih ringan 


  • Diperlukan tenaga yang lebih ringan untuk mengayuhnya, karena masing-masing dapat mangayuh secara bebas, sistim transmisi terpisah. Sedangkan di sepeda tandem biasa sistim transmisi menyatu sehingga tidak bisa merubah gear sesuai keinginan masing-masing.
  • Apabila salah satu pengendara tidak mengayuh baik yang didepan ataupun yang dibelakang, tidak akan memberatkan salah satunya. 
  • Untuk membawa penumpang / membonceng, juga terasa lebih ringan. Karena beban di bagi ke ketiga roda, sedangkan di sepeda tandem biasa maupun di sepeda roda dua biasa terasa lebih berat karena beban di bagi hanya di dua roda.

2. Lebih rileks


  • salah satu pengendaranya dapat beristirahat apabila lelah atau mengayuh bergantian. 
  • Sistim transmisi di sepeda TANDINE adalah rantai terpisah, sedangkan di sepeda tandem biasa sistim transmisi rantainya menyatu. Jadi apabila salah satu pengendaranya tidak mengayuh/pura-pura mengayuh, maka beban kaki yang tidak mengayuh akan memberatkan kepada yang mengayuh.

3. Mudah bongkar-pasang

  • apabila ingin dikembalikan ke sepeda biasa (roda dua) sangat mudah. Karena cukup hanya melepas gandengan dan garpunya untuk dipasangkan ke roda aslinya.  

4. Lebih Kuat

  • dari sepeda tandem roda 2, Karena frame/batangan terpisah

5. Lebih ekonomis

  • tidak perlu lagi membeli sepeda tandem apabila sudah  mempunyai 2 (dua) buah sepeda roda dua biasa

6. Ramah Lingkungan, Ecofriendly, atau go green

  • tidak perlu membuang sepeda lama anda (re-use/re-cycle), atau membeli sepeda tandem baru

7. Unik

  • menjadi pusat perhatian karena belum ada yang punya.

Kendala :


  • Sejauh ini tidak / belum di temukan kendala yang berarti, hanya diperlukan sedikit adaptasi bagi yang sudah bisa mengendarai sepeda roda dua biasa.
Kayaknya ngebayangin aja susah ya dapat feelnya .. simak nih video sepeda Tandine


Oke, udah dikupas tuntas mengenai sepeda Tandine, oya.. om Achmad Priyadi menerima pesanan loh jika Anda tertarik ingin memiliki sepeda Tandine. Silahkan kontak langsung ke Beliau. Ini Kontak personnya ..

Achmad Priyadi

Handphone (Call only) : (062-021) 99083421 &  08881497113.

Alamat rumah & Email : 
Griya Asri Jatibening  no : 1,  Rt/w : 02/04, Jalan SDn Jatikramat VI, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jaiasih,  Bekasi 17412.


Terima kasih untuk om Epi yang sudah mengizinkan Saya untuk membuat ulasan tentang sepeda Tandine di blog ini ..

ditulis ulang dari : http://tandemindonesia.blogspot.com/


Mau Awet Muda ?, Gowes Yuk !

LONDON, (PRLM).- Bersepeda benar-benar membuat sehat tubuh dan pikiran juga membuat awet muda. Sebuah studi terhadap para pengendara sepeda amatir yang berusia 55-79 tahun menemukan, secara fisik para goweser jauh lebih muda daripada kebanyakan orang seusia mereka.
bersepeda bersama
gowes
Sebanyak 81 pria dan 41 wanita menjalani tes ekstensif, termasuk mengukur kekuatan jantung, paru-paru, refleks, otot, dan tulang dan kemampuan mental.
Meskipun rentang usia 25 tahun, anggota yang lebih tua dari kelompok ini memiliki kekuatan otot, paru-paru dan kapasitas latihan dari partisipan yang lebih muda.
Dr Ross Pollock, yang memimpin tim ilmuwan dari King College London, memperingatkan bahwa sebagian besar dari kita tidak aktif, yang menyebabkan 'masalah fisiologis pada setiap usia'.
"Bersepeda tidak hanya membuat Anda waspada secara mental, tetapi membutuhkan penggunaan yang kuat dari banyak sistem tubuh, seperti otot, jantung dan paru-paru, yang Anda butuhkan untuk menjaga kesehatan," kata Profesor Norman Lazarus, seperti dilaporkan dalam Journal of Physiology yang disitat Daily Mail, Selasa (6/1/2015).
(Dede Suhaya/A-147)***


Kutipan dari Pikiran Rakyat Online di atas adalah kajian secara ilmiah mengenai kaitan bersepeda membuat awet muda. Kesimpulannya : aktifitas gowes secara rutin membuat kuat sistem tubuh seperti otot, jantung, dan paru-paru.

Aku bertemu banyak para goweser baik yang masih abg maupun yang sudah separuh baya, bahkan yang sudah menjelang usia 50 tahun. Dan yang menarik perhatianku adalah para goweser senior yang masih tampak segar, bugar dan awet muda. Uban boleh udah menjadi mayoritas di kepala, tapi dari raut muka memancarkan aura fresh, semangat, dan jauh dari penyakit.

Dari sekian banyak goweser senior itu yang pernah gowes bareng dan ngobrol ada 2 orang yang akan Aku kupas sedikit untuk menjadi contoh dan mendukung sesuai dengan artikel ini.
Cak Broto
cak Broto

Cak Broto, Goweser dari Cileungsi - Bogor ini lulus STM tahun 1982, berarti perkiraan usianya sekitar 53 tahun. Uban boleh sudah memutih menghiasi sebagian besar rambutnya, tapi jangan salah bro .. wajahnya masih tampak sumringah, segar-bugar dan kalo gowes, tenaganya ga kalah sama anak muda umur 25 tahun.

Pertama kali bertemu Beliau di Trek Bondol Nawit. Meskipun sudah berkepala 5, kebugaran tubuhnya seperti 10 tahun lebih muda.

Bahkan akhir Agustus bulan depan, Beliau nantangin Aku hadir di Jambore Sepeda Nasional di Purwakarta. Full gowes .. waduh !


om dono
Om dono

Om Dono, goweser yang tinggal di Jatiasih , Bekasi ini hafal luar kepala trek paling keren di Bekasi yaitu trek JJ. Perkiraan usia beliau mendekati kepala 5. Ajaklah beliau blusukan di Trek JJ - Tape Uli, dengan senang hati beliau akan mengiyakan tentu saja jika tidak bentrok dengan jadwal lain. 

Ketika melihat penampilan fisik beliau saat berjumpa di kopdar atau acara gowes bareng, kesan pertamanya adalah kesehatan tubuh yang prima [mirip atlet profesional], semangat, dan awet muda. Sama dengan tokoh pertama kita, ubannya juga udah mendominasi tapi keseluruhan raut muka dan tubuh terkesan jauh lebih muda dari umur sebenarnya.

So .. mau awet muda ? Gowes yuk ..!



Gowes Mudik 500 km+ Naik Sepeda Downhill, Gila !

Ada yang menggelitikku memantau aktifitas kawan-kawan yang gowes Mudik, dan "memaksaku" menuliskan cerita gila ini dalam artikel di blog ini. Adalah sosok Mudjikotum Xcpdc [begitu account facebooknya] yang mudik dari Tangerang ke Purworejo menggunakan sepeda Polygon Collosus, gila kan ! Ini adalah sepeda downhill kok digowes mudik. Siapapun yang berani melakukannya pasti dengkulnya terbuat dari titanium dan betisnya dari karet mentah, hahahah...!!!

Wait, biar dijelaskan sedikit. Sepeda jenis downhill adalah sepeda jenis khusus yang diciptakan untuk menuruni gunung, untuk trek ekstrim, untuk terbang-terbang, loncat-loncat. Bisa dibilang downhill adalah kasta tertinggi dari MTB dan aliran terkekstrim dari sepeda sport. Harganya, hmm ... barunya si Collosus ini seharga Baleno keluaran tahun 2000 awal. Sepeda mahal ini. Karena Sepeda downhill diperuntukan untuk medan turunan ekstrem, maka frame, ban, groupset dan lain-lainnya memang untuk dibanting-banting dan sama sekali tidak nyaman untuk jalanan nanjak atau onroad. Nah .. kan ..!!!

Sorot Profile : Om Dono ... Master Trek JJ - Bekasi

Helm model batok berwarna merah ada inisial DONO, di dada kanan tergantung di tas kamera pocket. Kalo gowes diiringi degung sunda, nah siapa lagi kalo bukan om Dono. Masternya trek JJ, mungkin tuh trek Jalur Jatiasih om dono udah hafal diluar kepala. Bagi goweer di sekitar jabotabek trek ini sangat terkenal, biasa disebut trek JJ, 100% offroad melintasi kebun dan lahan ilalang.


Hosting Unlimited Indonesia